Rabu, 17 Oktober 2007

Teluk Penyu jadi objek wisata alternatif

Tanggal : 17 Oktober 2007
Sumber : http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=11056&Itemid=53

CILACAP - Walaupun tidak lagi menjadi objek wisata favorite, tetapi musim Lebaran kali ini Pantai Teluk Penyu Cilacap masih menjadi objek wisata alternatif bagi sebagian masyarakat. Kondisi ini jelas berbeda dengan beberapa tahun silam.

Sebelum lima tahun terakhir, Teluk Penyu selalu menjadi tujuan wisata Lebaran masyarakat yang datang dari berbagai pelosok di Cilacap maupun luar daerah. Seiring dengan perkembangan jaman, Teluk Penyu semakin dikesampingkan masyarakat menyusul banyaknya obyek wisata baru di wilayah Eks Karesidenan Banyumas yang menawarkan berbagai fasilitas berkelas nasional.

Sebagai konsekuensinya, Teluk Penyu yang kini hanya menawarkan wisata pantai memang harus rela menjadi alternatif saja. Sejumlah taman hiburan yang turut ditawarkan, rupanya tidak juga mampu memikat pengunjung.

Kepala UPTD Obyek Wisata, Dinas Pariwisata Cilacap Dwi Goro Waluyo mengakui kondisi ini salah satunya akibat promosi yang kurang maksimal. "Di samping promosi, Teluk Penyu memang butuh pembenahan dan penambahan fasilitas. Kami mengakui fasilitas sebagai daya tarik untuk pengunjung memang minim.

Kami terus mengusahakan, berhasil tetapi butuh proses. Mudah - mudahan tahun depan akan ada fasilitas yang lebih memadai sebagai sarana rekreasi," tandas Dwi Goro Waluyo.

Kosong
Sebagai contoh, lapangan yang berada di sebelah utara pintu masuk, kini dibiarkan kosong, padahal dulu selalu penuh dengan berbagai aneka permainan dan hiburan masyarakat. Untuk yang ini kata Dwi ada persoalan tekhnis dengan pihak ketiga yang menyebabkan lapangan menjadi kosong. Selain panorama pantai, dinas pariwisata menawarkan hiburan dangdut di lapangan tersebut.

Hasil pantauan, walaupun cuma sebagai alternatif tetapi Teluk Penyu tetap dipadati arus wisatawan sejak pukul 07.00 hingga menjelang Maghrib. Data yang ada di loket penjualan tiket, sejak H plus 1 (Minggu (14/10) sampai Selasa kemarin, rata-rata jumlah pengunjung mencapai 15 ribu orang.

Rertibusi dari pengunjung yang masing-masing dikenakan tiket Rp 2.500 per orang ini, menurut Dwi Goro cukup melampaui target pendapatan wisata selama musim Lebaran yakni Rp 170 juta. Jumlah tersebut juga diyakini bisa untuk melampaui target pendapatan wisata Teluk Penyu dan Benteng Pendem yang tahun 2007 dipatok sebesar Rp 355 juta. ady/Pr

Tidak ada komentar: