Sumber : http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/13/21341829/waspadai.tinggi.gelombang.hingga.4.meter.di.laut.jawa
YOGYAKARTA, MINGGU - Badan Meteorologi dan Geofisika memprediksi akan terjadi kenaikan gelombang hingga empat meter mulai hari ini hingga 19 Juli mendatang di perairan Selatan Pulau Jawa. Dengan ketinggian ini, nelayan disarankan untuk tidak melaut.Menurut Kepala Seksi Data BMG Yogyakarta, Tiar Prasetya, untuk kawasan pantai di Yogyakarta, gelombang akan berfluktuasi mulai dari 2 hingga 2,50 meter di hari Senin (14/7) dan mencapai tiga hingga empat meter hingga seminggu kedepan. Gelombang setinggi 2 2,5 meter akan berbahaya bagi perahu nelayan dan kapal tongkang sedangkan yang 3 4 meter berbahaya bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan juga ferry."Naiknya gelombang laut terjadi karena peningkatan kecepatan angin dari Australia yang bertiup dari Timur ke Barat," ungkap Tiar, Minggu (13/7). Akibatnya, gelombang di beberapa perairan di Indonesia seperti di Samudera Hindia, Laut Aceh, Pantai Selatan Jawa Barat hingga Selatan Bali akan ikut naik. Untuk itu, selama seminggu ini, kata Tiar nelayan diharapkan tidak melaut dulu.Sementara itu di kawasan Pantai Trisik, Kulon Progo, aktivitas nelayan berlangsung seperti biasa. Bahkan, beberapa anak dan pengunjung tetap bermain di pantai. Ombak pun tidak tinggi seperti diperkirakan BMG.Joko Samudro, Ketua Tempat Pelelangan Ikan di Pantai Trisik yang kadang melaut mengatakan tidak ada gelombang setinggi empat meter. Ombak normal saja, tinggi tidak sampai satu meter, ungkapnya.Di kawasan ini ada 20 perahu nelayan yang beroperasi. Menurut Joko, kemarin ada tiga perahu yang melaut pukul 05.00 dan 14.00. Sedangkan nelayan lain tidak melaut dan lebih banyak beristirahat.SIN Sumber : Kompas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar